Iniadalah tulip putih liar yang indah yang bisa Anda temukan di ketinggian 1.500 hingga 3.300 meter di bagian barat pegunungan Himalaya. Bunga tulip ini berbentuk tunggal berwarna putih dengan sentuhan lebar warna merah di bagian luar kelopaknya. Bunga tulip ini ditopang oleh batang berwarna hijau panjang dengan daun hijau bersisik di pangkalnya. Berikutini adalah langkah - langkah dalam membuat form. BiodataSiswa menggunakan Form Wizard : 1. Klik fitur Form Wizard dari tab menu Create () 2. Masukkan seluruh field untuk tabel BiodataSiswa ke kolom Selected Fields Klik tombol Next. 3. Pilih Columnar pada jendela wizard berikutnya klik tombol Next. 4. sandalbakiak dari kertas origami. Cara membuat origami sandal bakiak ikuti saja langkah demi langkah cara melipat kertas seperti video di atas sehingga menj Dengancara yang sama, buat dua kuntum bunga tulip lainnya dengan ukuran yang berbeda dan tambahkan sedikit batang sehingga dihasilkan tiga kuntum bunga tulip seperti pada gambar 2. Langkah terkahir, gunakan pensil 2B untuk memperjelas kembali garis-garis tepi gambar yang tertimpa cat saat proses pewarnaan. Untuk tahap ini, Kalian juga bisa Carabuat bunga tulip dari kertas origami berikut ini. Ambil kertas persegi berukuran 9,5 x 9,5 atau berapapun. Cara membuat bunga tulip dari kertas. Setelah anda mempersiapkan beberapa bahan di atas, berikut cara membuat bunga dari kertas krap yang sangat mudah: Adapun dalam cara membuat bunga dari kertas ini bisa membaca tahapan tahapan di Khasiatbunga tulip juga ampuh untuk mengatasi memar yang muncuk di tubuh. Memar merupakan akibat dari benturan yang mengenai tubuh Anda dan membuat sebagian darah Anda beku. Bunga cantik ini akan mengatasi pembekuan darah tersebut. 3. Melancarkan aliran darah. Manfaat bunga tulip akan membuat aliran darah Anda menjadi lancar. . Cara Membuat Origami – Origami merupakan seni lipat kertas indah yang sejak dulu ada dan berkembang hingga saat ini. Menurut catatan sejarah, origami sendiri berasal dari bahasa Jepang yang terdiri dari dua kata, yaitu ori dan kami. Ori memiliki arti lipat sedangkan kami berarti kertas, sehingga jika digabungkan menjadi origami yang berarti lipat kertas. Origami yang sudah dikenal sejak lama memang sudah biasa dan akan sering didengar oleh banyak orang. Origami sendiri juga menjadi salah satu bagian pembelajaran bagi anak-anak di usia TK bahkan tingkat SD. Nah, untuk tahu penjelasan dan pembahasan yang lebih mengenai origami langsung saja masuk ke bagian selanjutnya. Berikut ulasan sederhana mengenai origami. Seni Melipat Kertas Origami Kemunculan dari seni origami pun banyak atau bervariasi dalam ragam cerita asal usulnya. Ada banyak spekulasi, beberapa referensi menyebutkan origami tersebar dan dapat ditemukan di Jepang, China, Jerman, Italia dan Spanyol. Namun untuk bukti paling kuat, origami diklaim berasal dari negara Jepang. Dalam cerita berkembang, origami memang berasal dari Jepang. Awal mulanya adalah kedatangan seorang biksu dari Tiongkok di abad ke 6 M yang membawanya. Catatan sejarah mengatakan bahwa, dulunya, origami merupakan sebuah simbol yang religius. Maka dari itu Jepang tidak bisa lepas dari kegiatan seni melipat kertas ini. Di Jepang, dalam tradisi shinto, kertas berbentuk segi empat dipotong dan dilipat menyerupai lambang simbolik Dewata yang kemudian digantung di Kota Jingu Kuil Agung Imperial, Ise, sebagai persembahan. Dalam beberapa kegiatan adat, perkawinan misalnya, dalam Shinto kertas dibentuk menjadi burung bangau jantan o-cho dan burung bangau betina me-cho serta dipergunakan untuk membalut botol sake arak khas Jepang sebagai lambang untuk pengantin pria dan wanita. Bahkan di Jepang sendiri hampir seluruh penduduk tahu cara dan bisa membuat origami. Kegiatan ini sudah menjadi budaya dan kegiatan rutin bagi penduduk Jepang, bahkan di Jepang kegiatan ini dijadikan ajang perlombaan serta karya seni yang lainnya. Pada umumnya, origami biasa menggunakan kertas khusus origami yang memiliki warna-warna terang, cerah dan mencolok. Dengan berbagai macam warna, origami juga berfungsi sebagai hiasan dan pajangan aksesoris yang nampak unik, lucu dan indah dalam kapasitas yang banyak jika dibuat. Di zaman era yang serba modern pun, juga telah ditemukannya teknologi pengolahan kertas yang digadang-gadang mampu membuat dan memproduksi secara besar-besaran origami tersebut. Origami pun menjadi ladang usaha dan meraup rezeki. Harganya pun sangat terjangkau sehingga dapat dibeli dan dinikmati oleh siapapun yang menyukainya. Untuk saat ini juga, kertas khas origami juga memiliki tekstur yang lebih tebal dan kaku ketimbang kertas-kertas lainnya. Dalam teknik pembuatannya pun cukup beragam, namun juga cukuplah sederhana dan mudah diikuti. Namun satu yang pasti adalah lebih membutuhkan latihan dan kebiasaan agar lebih mudah dalam membuat origami, khususnya bagi para pemula. Dalam artikel ini, penulis akan membantu memberikan arahan dan tutorial cara dalam pembuatan tehnik. Tehnik-tehnik dalam pembuatan origami memang cukup banyak dan bahkan semakin berkembang. Jika mulanya hanya terdiri dari beberapa lipatan kini sudah menjadi berbagai macam lipatan yang rumit sehingga membutuhkan beberapa tehnik baru pula. Untuk jenis-jenis origami, origami dikenal dalam dua jenis model yaitu model tradisional dan model orisinal atau dapat disebut juga dengan model modern. Dilihat dari namanya pun origami hanya membutuhkan satu bahan dasar yaitu kertas sebagai bahan pembuatnya. Untuk alat-alat pendukung lainnya dapat ditambah atau menggunakan sebuah penggaris dan sebuah pensil untuk menandai setiap lipatan yang ada bagi pemula yang cukup kesulitan. Anda juga bisa menggunakan peralatan lainnya seperti jangka dan pensil warna, sepidol, krayon atau pewarna lainnya guna memberikan bentuk mata dan sebagainya. Untuk jenis bentuknya pun sangat beragam dalam pembuatannya. Ada banyak jenis origami pilihan yang dapat Anda buat, seperti origami berbentuk bunga , origami burung, origami bentuk love, origami kupu-kupu, berupa bunga mawar atau bunga sakura, origami baju, origami bintang, dan masih banyak lagi lainnya. Nantinya dalam artikel ini pun, penulis akan memberikan ulasan sedikit mengenai cara pembuatan origami tersebut. Nah berikut beberapa teknik dan cara pembuatan origami tersebut. Penulis merangkumnya seperti yang di bawah berikut Origami Bunga Origami dengan bentuk bunga-bunga memang cukup digemari dan diminati oleh banyak orang. Pembuatannya pun cukup mudah dan gampang dikuasai tekniknya. Origami bunga juga memiliki bentuk yang indah sehingga cocok untuk dijadikan hiasan, aksesori furniture di sudut-sudut ruangan rumah, bahkan di ruangan kelas sekolah sekalipun. Berikut beragam bentuk bunga-bunga yang dapat anda aplikasikan dalam pembuatan origami. Berikut teknik dan cara pembuatannya Cara membuat origami bunga mawar 1. Pertama-tama siapkan alat dan bahan untuk membuat origami ini, kertas lipat ukuran 20 cm x 20 cm serta dengan memiliki warna yang berbeda untuk tiap sisinya, misal warna depan merah dan belakang putih. Pinset atau capit kecil. Kemudian bolpoin atau spidol yang digunakan untuk membuat garis dan membentuk kelopak bunga mawar. 2. Setelah siap, ambil kertas lipat, lipat kertas origami hingga membentuk beberapa kotak persegi keci-kecil. 3. Kemudian tebalkan hasil bekas lipatan pertama tersebut dengan bolpoin atau pensil. Kemudian lipat lagi dan kemudian tandai garis bekas lipatan dengan bolpoin atau pensil yang warnanya berbeda. 4. Lipat kertas menjadi bentuk segitiga ulangi untuk sisi yang berlawanan sehingga membentuk potongan garis, buka lalu lipat kembali ke empat sudutnya ke dalam. Buka lipatan dan kemudian tebalkan kembali. 5. Lipat lagi berbentuk segitiga namun dengan presisi lebih rendah dari sebelumnya. Lakukan pada 3 sisi lainnya. 6. Setelah itu, mulai rangkai dan bentuk dengan melipat dan menekukkan kertas. Mengikuti garis lipatan yang dibentuk tadi. 7. Terakhir untuk memberikan kesan hidup, gunakan pensil untuk sedikit memberikan efek lengkung pada kelopak bagian paling bawah bunga mawar. Selesai. Cara membuat origami bunga lily Setelah menyiapkan kertas origami guna bahan dasarnya, makan perhatikan dengan cermat dan seksama langkah-langkah berikut ini 1. Ambillah selembar kertas, pilih dan ambil kertas origami dengan ukuran 6 inci, kemudian lipat menjadi bentuk segitiga 2. Lalu, ambil salah satu dari empat sudut dasar dan lipat secara simetris hingga bertemu sudut lain yang berpotongan. Perhatikan dengan seksama agar kalian dapat mudah menirunya. 3. Ulangi lipatan untuk tiga sudut lainnya, untuk memberikan bentuk layang-layang. 4. Sekarang tekuk atau lipat tepi bawah layang-layang ke tengah, kemudian buka lipatan. Lipat sudut atas ke bagian bawah, lalu buka. 5. Sekarang origami anda akan memiliki bekas lipatan. Bekas lipatan ini nantinya akan anda gunakan dalam langkah berikutnya. Letakkan jari Anda di bawah titik yang lebih rendah dari layang-layang, kemudian lipat kertas ke atas. Cara ini adalah untuk membuat kelopak bunga lily. 6. Kemudian ulangi cara ini untuk melipat ketiga bagian kelopak lainnya pada layang-layang kecil tersebut. 7. Sekarang lipat satu titik layang-layang ke bawah, ulangi hingga 3 kali hingga menyerupai sebuah berlian. 8. Untuk selanjutnya lipat tepi atas berlian ke tengah, ulangi juga hingga 3 kali sisi bagian lainnya. 9. Selanjutnya untuk bagian terbaliknya, mulai lipat keluar empat kelopak bunga lily. 10. Untuk memberikan kesan hidup Anda dapat membuat efek lengkungan yang bagus di kelopak bunga dengan memegang pangkal kelopak di jari kiri, kemudian jalankan ibu jari kanan dengan pena atau pensil sebagai pengapit, gerakkan dan ulangi gerakan untuk ketiga bagian kelopak lainnya. Tahap akhirpun bunga lily kertas pun telah jadi. Cara membuat origami bunga sakura 1. Lipatlah kertas origami menjadi dua dengan bentuk vertikal. Langkah-langkah ini merupakan teknik awal dalam pembuatan origami bunga sakura dari kertas. 2. Kemudian lipat salah satu sudut bawah guna membetuk bangunan segitiga. Anda nantinya akan melipat lapisan yang sama agar menjadi kelopak dari bunga sakura. 3. Ulangi cara kedua dengan bagian belakang kertas origami yang dilipat. 4. Potong sedikit sudut di sisi berlawanan dengan bentuk segitiga kecil melalui semua lapisan atau lipatan yang tadi telah dibuat. Simpan segitiga kecil tersebut karena akan masih digunakan lagi pada tahap berikutnya. 5. Potong secara melengkung pada kertas yang menghubungkan 2 segitiga. Pisahkan atau sisihkan 5 kelopak bunga sakura tersebut. 6. Kemudian pasangkan dengan menggabungkan kelopak sakura tersebut dengan menekan kelopak bunga secara bersama-sama. 7. Lalu tambahkan segitiga kecil dari langkah ke-empat hingga bagian tengah lengket. Tekan. Kemudian ulangi langkah dari awal beberapa kali hingga bunga sakura yang terbentuk pun semakin banyak. 8. Jadilah tahap terakhir pembuatan bunga sakura. Origami Binatang Untuk anak-anak, baik TK maupun SD memilih origami dengan bentuk binatang sebagai bentuk seni lipat paling mereka minati dan gemari. Origami bentuk binatang memiliki bentuk yang lucu dan hampir menyerupai bentuk mainan sehingga sangat disukai kalangan anak-anak. Origami ini dapat dijadikan mainan serta bahan pembelajaran yang sangat mendidik untuk anak. Berikut beberapa contohnya Membuat origami burung sebenarnya cukup lumayan rumit namun dengan teknik tertentu dan latihan tentunya sangat mudah dan sederhana dalam aplikasi pembuatannya. Origami burung merak Lipat secara diagonal menjadi 2 bagian, tarik tiap sudut, lipat menjadi segitiga, lipat separuh ujung ke luar, tekan ke titik tengah hingga mirip bunga. Lipat sisi ke dalam untuk membentuk ekor merak. Lipat secara simetris menjadi 2 bagian, ambil ujung lancip tarik ke dalam, kemudian tarik lagi sisa ujungnya ke luar, mekarkan ekor dan lebarkan, origami merak pun jadi. Origami burung merpati Lipat menjadi segitiga, tarik ujung segitiga kebawah melewati garis. Lipat lagi tepat garis tengah, buka ujung lipatan, tekuk menjadi lipatan simetris. Tarik tiap ujung sisi dengan garis agak miring, tekan ujung sisi agak lebar ke dalam, beri mata dengan pensil. Burung merpati pun jadi. Origami burung camar Lipat menjadi segitiga, tarik sisi atas lipatan, lipat secara diagonal dan simetris. Tarik ujung masing-masing sisi ke atas. Tari ke dalam bagian ekor. Ujung atas tari juga ke dalam hingga menyerupai paruh, lipat juga sudut tersisa ke dalam. Origami burung beo pun telah jadi. Origami burung kenari Lipat membentuk segitiga, buka tarik sisi bawah sampai bertemu garis lipatan. Lakukan hal yang sama pada sisi lainnya, hingga menyerupai layang-layang. Tarik bagian atas ke dalam. Tarik ujung atas bertemu garis lipatan sebelumnya lakukan berulang hingga sampai ujung. Lipat sesuai garis lipatan awal. Tarik ujung atas ke dalam untuk membuat paruh, beri mata. Selesai. Origami burung kolibri Hampir sama dengan teknik pembuatan origami burung kenari, namun perbedaannya terletak pada pembuatan paruhnya yang lebih panjang, langkah awal sama persis, namun pada sesi melipat layang-layang, sisi bawah layang-layang dilipat ke dalam untuk membuat lebih lancip. Origami burung bangau Lipat menjadi segitiga, buka kemudian lipat secara vertikal dan horizontal. Lipat menjadi segitiga lagi namun berlawanan arah. Tari tiap ujung segitiga ke dalam, hingga berbentuk bujur sangkar. Tarik tiap sisi ke dalam, kemudian tari ke bagian luar tiap sisinya. Lipat ujung dengan ke titik perpotongan. Lipat lagi sisi-sisinya ke dalam, buka lipatan yang berlawanan, tari ujung bakal sayap, kemudian tari satu ujung ke dalam untuk membuat paruh. Burung bangau pun telah jadi. Origami burung walet Mirip dengan origami pesawat, lipat secara diagonal, lipat ujungnya hingga membentuk layangan. Lipat salah satu sisi ke tengah, tarik ke luar lipatan. Lipat sisi lainnya dengan teknik lipat tirai, buka lipat sesuai perpotongan tengah sayap. Tarik ujung ke atas, kemudian lipat badan menjadi 2 bagian secara simetris. Tarik ujung yang lebih panjang ke bawah. Tekan dan lebarkan 2 ekornya , kemudian ujung pendek tekan ke dalam untuk membentuk paruh. Origami burung kecil Lipat menjadi segitiga, lipat 2 sisi sampai bertemu perpotongan garis. Lipat ke dalam ujung yang tersisa. Tarik 2 sisi diagonal bertemu perpotongan garis. Tarik ke luar lipatan tersebut, lakukan pada kedua sisi. Tekan sedikit ujung bagian yang ditarik tersebut. Lipat sesuai perpotongan garis. Tarik ujung panjang ke dalam kemudian sedikit ke luar lagi. Sedang ujung lainya ke dalam. Origami burung siap untuk menghias rumah anda. Origami burung Lipat menjadi segitiga, kemudian lipat menjadi segitiga yang lebih kecil, tarik ujung masing-masing sisi dan lipat. Ambil ujung lipat sedikit miring, dan tarik ujung ke bagian dalam. Tarik kebagian berlawanan, bagian dasar badan jadi, tarik ujung kecil guna membuat paruh. Lipat ke dalam bagian ekor dan sedikit lebarkan. Origami bentuk burung pun jadi. Origami burung beo lipat menyerupai lipatan dasar ikan. Lipat, dan tekan sisi perpotongan ke tengah titik temu. Lipat menjadi dua titik bagian. Buka lipatan berlawanan arah, tarik ujung bawah ke atas. Buka lipatan kecil yang terbentuk di tengah, tarik ke dalam dua kali untuk membuat kaki. Ambil ujung atas untuk ditarik membuat paruh. Jadilah origami bentuk beo. Cara membuat origami kupu-kupu 1. Siapkan kertas, lipat kertas dengan garis diagonal. 2. Balik sisi belakang kertas, kemudian lipat sudut secara berlawanan arah. 3. Pertemukan semua titik tengah lipatan garis diagonal, kemudian lipat dan akan terbentuk sebuah segitiga. 4. Putar lalu lipat 2 sisi segitiga ke titik atas, putar lagi, lipat ujung sisi lainnya hingga melewati garis lipatan. 5. Putar lalu lipat ke belakang, lalu lipat sepanjang garis tengah simetris. 6. Origami kupu-kupu siap dimainkan. Origami Pinguin Siapkan kertas dengan ukuran 7,7 cm x 7,5 cm. Posisikan kertas sepero posisi bentuk belah ketupat dengan memutar kertasnya. Letakkan sisi berwarna menghadap ke atas. Lipat susu kiri ke kanan, lalu buka kembali lipatannya. Lipat sisi bawah ke sisi atas, lalu buka kembali lipatannya. Lipat sisi bawah ke atas sesuai dengan garis putus- putus. Lipat ke bawah Balikkan kertas. Setelah itu, lipat sisi kiri dan kanan sesuai dengan garis putus- putus. Lipat sesuai garis putus – putus. Lipat ujung atas ke bawah. Balikkan kertas. Tempelkan sepasang nata. Anda dapat menggunakan bola mata ikan. Bola mata ikan dapat anda beli pada kios atau toko yang menjual perlengkapan jahit. Origami Love Kalau origami dengan bentuk yang satu ini biasanya sering digunakan para remaja kalau pas lagi masa-masa jatuh cinta. Biasanya digunakan untuk hiasan hadiah bagi orang-orang terkasih. Nah berikut cara pembuatannya Cara membuat origami love Lipat sudut kertas origami secara berpotongan, tarik salah satu sudut secara berlawanan hingga pada titik pertemuan perpotongan. Tari sudut yang berpotongan dengan sudut yang dilipat tadi hingga pada lipatannya. Tarik sisi kanan lipatan hingga garis lurus perpotongan simetris. Lakukan hal yang sama dengan sisi kiri lipatan. Jadilah origami berbentuk love. Origami pun siap untuk dipersembahkan pada orang terkasih. Lipat ke belakang menjadi 2 bagian. Buka lipatan, tarik sedikit sisi bawah sehingga terlihat menumpuki sedikit bagian atas origami. Pegang dan tekan titik tengah dan lipatan, kemudian tarik dan lebarkan ujung bagian bawah origami. Lipat sudut bagian atas, tekuk ke dalam, kemudian gunting perpotongan garis. Lipat sisa kertas ke dalam. Jadilah origami baju. Origami Baju Origami bentuk ini paling digemari anak-anak perempuan, biasanya mereka pakai untuk main rumah-rumahan. Berikut cara membuat origami berbentuk baju Cara membuat origami baju Lipat kertas menjadi dua bagian lakukan dengan dua sisi yang berbeda, horizontal dan vertikal. Lipat secara zig zag seperti lipatan tirai sampai bertemu pada perpotongan garis lipatan secara horizontal. Origami Perahu Untuk origami perahu kemungkinan besar, hampir seluruh lapisan masyarakat tahu dan pastinya paling sering dibuat. Teknik pembuatannya yang sangat mudah dan sederhana, origami perahu menjadi yang paling digemari dan diminati. Origami ini pun sering dibuat di sekolah-sekolah karena memang paling mudah dipelajari. Siapa sih yang belum pernah membuat origami perahu, pastinya tidak ada. Berikut caranya Cara membuat origami perahu Siapkan kertas, lipat ke empat sudut ke sisi dalam kertas, kemudian buka kembali. Lipat ke empat sudut ke dalam lagi namun pres isinya lebih kecil dari sebelumnya, ujung sudut pas pada garis lipat sebelumnya. Kemudian lipat kembali dengan lipatan langkah pertama. Lipat menjadi 2 secara vertikal, lipat ke empat sudutnya. Untuk sisi belakangnya, tarik ke empat sudut, , lipat menjadi 2 kembali. Buka lipatan pada garis tengah, tekan hingga bagian dalam menjadi di luar. Tahap terakhir pun perahu telah siap. Tips Sebelum Membuat Origami Demikianlah penjelasan dan sedikit ulasan mengenai origami, seni lipat kertas yang dalam perkembangannya kini sangat digemari oleh masyarakat dari berbagai kalangan, baik anak-anak, remaja bahkan orang dewasa pun sangat menyukainya. Hasil origami yang bisa digunakan sebagai mainan dan juga hiasan unik namun indah dan cantik. Terakhir penulis ingin sedikit juga memberikan tips atau saran kepada para pembaca pecinta origami sekalian. Sebelum Anda membuat origami-origami yang telah dicontohkan di atas ada baiknya jika Mengajak serta teman-teman, karena dengan membuat origami secara beramai-ramai akan membuat suasana lebih seru dan tidak membosankan. Kalian juga bisa patungan bersama, jika kalian hanya membeli dan membuatnya sendiri sungguh akan terasa membosankan apalagi beberapa bahan kertas origami khusus mahal. Jadi tidak ada salahnya Anda mengajak teman guna membelinya secara patungan dan membuatnya dengan bersama-sama. Jika kalian adalah pemula dalam seni origami, pilihlah bentuk-bentuk paling sederhana dan mudah untuk kalian mengerti teknik nya, Kemudian dengan berkembangnya teknik pembuatan untuk selanjutnya kalian bisa memilih bentuk lain yang agak lebih rumit dan sulit. Buatlah origami yang banyak dengan berbagai macam warna. Buat beragam bentuk, bunga dan kupu-kupu misalnya. Dengan kalian membuat banyak sekali origami, kalian pun bisa menjadikan origami sebagai hiasan atau aksesoris rumahan yang unik dan cantik namun sangat terjangkau. Kalian bisa memasang atau menempelkannya di dinding kamar atau sudut-sudut ruangan dalam rumah bahkan kelas. Penutup Sekian pembahasan yang dapat dituliskan dalam artikel ini. Origami sendiri bukan hanya sekedar seni melipat kertas biasa. Dalam pembuatannya pun membutuhkan teknik-teknik tertentu. Ragam jenis dan bentuknya pun banyak. Ciri khas dan bentuknya yang unik pun sangat digemari dan disukai oleh orang-orang. Origami pun memiliki cerita dan perkembangannya. Nah semoga sedikit ulasan tentang origami di atas membantu memberikan pemahaman yang lebih. Sekian dan selamat mencoba membuat origami. Unduh PDF Unduh PDF Ada beberapa teknik yang dapat Anda gunakan untuk membuat bunga-bunga lucu dari bahan pita. Kebanyakan menggunakan kombinasi antara melipat, menggulung, dan memotong, dan beberapa lainnya menggunakan jahitan sedangkan cara lainnya adalah menggunakan lem atau staples. Jika Anda tertarik untuk membuat bunga pita Anda sendiri, berikut adalah beberapa metode yang dapat Anda ikuti untuk memulai. 1Potong bahan pita dengan rapi. Kerjakan pita dengan lebar antara 2,5 hingga 5 cm, dan potong dengan panjang 30 cm. 2 Jahitkan jarum yang telah diberi benang pada salah satu sisi pita. Mulailah dari salah satu sudut bahan pita dan gerakkan sepanjang pita, dengan menganyamkan jahitan lurus sepanjang tepinya. Gunakan benang yang tebal atau rangkap benang Anda untuk memberi kekuatan lebih. Benang ini akan digunakan untuk menahan bobot pita seluruhnya dan harus bertahan dalam tekanan dan tarikan yang akan dilakukan pada langkah berikutnya. 3 Kerutkan pita perlahan di sepanjang jahitan. Setelah Anda selesai menjahitkan benang pada pita, Pegang ujungnya kuat-kuat. Gunakan tangan Anda yang lain untuk mendorong pita perlahan ke arah ujung di mana jahitan Anda dimulai, sehingga pita menggumpal atau “mengerut.” Kerutan pada titik ini akan menjadi agak longgar, namun cukup ketat untuk memberi Anda bayangan bagaimana bunga Anda saat dikerut sepenuhnya. 4 Potong benang. Potong ujung benang dengan menyisakan benang sepanjang 12 cm untuk dikerjakan. Jika bahan pita tidak dapat mengerut seketat mungkin, ini adalah saat yang tepat untuk memperbaikinya. Dorong pita sejauh mungkin pada benang, dengan menggunakan telunjuk dan ibu jari Anda untuk menjepit benang tepat di atas ujung pita jika terlihat akan menjadi longgar dan meluncur terlepas dari benang. 5 Ikat benangnya dan rekatkan kedua ujung pita. Ikatkan simpul dua kali pada ujung benang, tepat di depan ujung pita, untuk menahan kerutan pita. Gunakan lem kain atau lem panas untuk merekatkan kedua ujung pita. Pastikan kedua ujung pita menghadap ke bawah, ke arah sisi bawah bunga, supaya tidak dapat terlihat dari atas. 6 Pipihkan bunga. Gunakan jari-jari Anda untuk menekan pelan kerutan pita, menghasilkan “bunga” yang lebih pipih. Ingatlah bahwa ini akan menyebabkan celah di tengah bunga. Celah ini sangat wajar. 7 Tempelkan hiasan di bagian tengahnya, jika diinginkan. Gunakan lem kerajinan tangan atau lem panas untuk menempelkan kancing hias, batu imitasi, bros, atau hiasan lainnya pada bagian tengah bunga. Mungkin akan terdapat celah di tengah bunga saat Anda menambahkan hiasan. Ini wajar, namun artinya Anda harus memilih hiasan yang sedikit lebih besar daripada celahnya. Menggunakan lapisan belakang juga adalah ide yang bagus jika Anda memiliki celah yang besar untuk mencegah hiasan Anda jatuh menembus celah. Idenya adalah untuk melapis bunga pita Anda di tengah lapisan di antara hiasan dan lapisan belakang. Namun seringkali, lapisan belakangnya dapat dibuat dengan menempelkan kancing kedua di belakang kancing pertama. Iklan 1 Buatlah tiga potong pita. Setiap potongan harus memiliki lebar 2 cm dan panjang 18 cm. Pertimbangkanah untuk menggunakan pita grosgrain pada karya ini. Pita grosgrain memiliki bentuk yang bergaris-garis dan sangat kuat dan mudah untuk dibentuk. 2 Segel ujung-ujungnya dengan panas. Untuk mencegah potongan pita berjumbai, Anda harus menggunakan sedikit panas untuk melelehkan ujung pita. Tempelkan pita pada api kecil denga cepat hingga terlihat meleleh, namun jangan memasukkan pita secara langsung ke dalam api. Gunakan sumber api yang kecil, seperti lilin kecil atau pemantik. Berhati-hatilah saat Anda melakukannya untuk menghindari pita terbakar. Mungkin ide yang bagus untuk menyiapkan air di dekat Anda, jadi jika pita Anda terbakar, Anda dapat dengan cepat merendamnya ke dalam air. 3 Buatlah lingkaran dengan satu potong pita. Taruh setitik lem panas pada bagian luar salah satu ujung sepotong pita. Lilitkan sisa pita ke sekelilingnya hingga tercipta sebuah lingkaran dan tekan perlahan sisi dalam ujung lainnya pada titik lem tadi. Ulangi langkah ini pada kedua potongan pita lainnya untuk membentuk tiga lingkaran. 4 Puntir lingkaran menjadi bentuk angka delapan. Gunakan jari Anda untuk memuntir pita hingga menyilang di tengah, membuat bentuk angka delapan. Berikan setitik lem panas pada titik temu untuk menjaga bentuk pita. Ulangi langkah ini pada kedua lingkaran pita lainnya hingga Anda memiliki tiga buah pita berbentuk angka delapan. 5 Tumpukkan dua lingkaran yang telah dipuntir. Letakkan lingkaran-lingkaran tersebut satu di atas lainnya untuk membentuk huruf “X” yang sempit, dengan celah di antara bagian atas dan bawah lebih kecil daripada sepanjang tepiannya. Tahan dengan setitik lem panas. Sekarang akan tersisa celah yang cukup untuk memasang lingkaran pita yang ketiga di antara sisi bentuk huruf “X”. Jika diinginkan, Anda dapat memasang ketiga lingkaran untuk memberi bayangan seperti apa hasil akhir pita sebelum Anda merekatkannya dengan lem. 6Tambahkan lingkaran yang terakhir. Letakkan lingkaran ketiga secara mendatar melintang di bentuk “X” yang diciptakan oleh kedua lingkaran pertama. Ujung yang melingkar lebar harus mengisi celah yang tersisa pada sisi bentuk “X” tadi. Tambahkan setitik lem panas untuk merekatkannya. 7Tempelkan hiasan di bagian tengahnya, jika diinginkan. Anda dapat menjahit atau menempelkan sebuah kancing pada bagian tengah bunga, atau Anda bahkan dapat menempelkan bros kecil, batu imitasi, atau bunga kain kecil. Pilihannya terserah pada Anda, jadi Anda bebas berkreasi. Iklan 1 Buatlah dua potongan pita. Satu potong pita dengan ukuran panjang 45 cm, sedangkan yang lainnya hanya sepanjang 15 cm. Keduanya berukuran lebar 5 cm. Potongan pita yang lebih panjang akan menjadi “kelopak” bunga tulip, jadi pilihlah warna seperti merah jambu, merah, kuning, ungu, atau putih. Pilihlah lainnya, cobalah pita dengan pola yang ceria. Potongan pita yang lebih pendek akan menjadi “daun-daun” dari bunga tulip, jadi pita dengan warna hijau akan menjadi pilihan terbaik. 2 Lipatlah potongan pita yang panjang dengan lipatan akordion untuk membuat tiga lingkaran. Dengan pita diletakkan di depan Anda, lipatan pertama akan mengarah ke sebelah kanan Anda, lipatan kedua akan mengarah ke sebelah kiri Anda, dan ketiga akan kembali mengarah ke kanan. Lanjutkan cara melipat ini hingga Anda membuat tiga lingkaran yang terlihat. Setiap lingkaran akan berukuran tinggi antara 6 hingga 7,5 cm. Jika adasisa pita pada ujungnya, Anda dapat memotongnya dengan gunting atau melipatnya untuk menutupi dan melapisi ujung pita yang lainnya pada sisi yang lain. Jepitkan pita yang terlipat pada bagian bawahnya saat Anda membuat pangkal bawah. 3 Lipatlah pita hijau yang pendek di sekeliling pita yang dilipat tadi. Tempatkan bagian tengah pita hijau di pangkal pita “kelopak” yang memiliki tiga lingkaran. Lipatlah salah satu ujungnya ke atas dan ke dalam sehingga membentuk sebuah lingkaran yang menutup di tempat yang sama dengan pangkal bunga. Ulangi pada sisi lainnya. Setelah selesai, Anda akan memiliki dua lingkaran hijau yang lebih kecil dan menjepit ketiga lingkaran kelopak. Setiap lingkaran hijau akan memiliki tinggi sekitar 4 cm. 4 Beri staples atau jahit bunga tulip Anda pada pangkal bunga. Staples adalah cara termudah untuk menahan bentuk tulip Anda. Beri staples di semua lapisan pita dekat pangkalnya untuk mencegahnya terlepas dan kehilangan bentuknya. Jika memungkinkan, gunakan staples berwarna hijau yang dapat menyatu dengan warna hijau pada pita. Pilihan lainnya, Anda dapat menusukkan jarum pentol pada pita lalu dengan cepat menjahit pangkal bunga dengan jarum dan benang berwarna hijau. Langkah ini menyelesaikan bunga tulip pita Anda. Iklan 1Buat bunga mawar dari pita. Anda dapat membuat bunga mawar dengan menggunakan pita sepanjang 20 cm. Gunakan serangkaian lipatan untuk membuat setumpuk persegi longgar yang akan menjadi kelopak-kelopak bunga. Jepitlah salah satu ujung yang longgar sebelum menarik yang lain, sehingga sudutnya menumpuk dan membentuk bunga mawar. 2 Cobalah membentuk rosette pita yang sederhana. Anda dapat membentuk rosette dengan pita berkawat atau pita tanpa kawat. Saat menggunakan pita berkawat, kerutkan pita untuk membentuk rosette dengan menarik sebagian kawat keluar dari tempatnya. Saat menggunakan pita tanpa kawat, Anda perlu melipat dua potong pita secara tegak lurus di atas satu dengan yang lain untuk membentuk pegas. Pegang ujung yang satu sambil menarik yang lainnya, membentuk roset. 3Buat bunga krisan dari pita. Untuk membuat bunga krisan, Anda harus membuat lipatan-lipatan kecil pada potongan-potongan kecil pita untuk membuat setengah lingkaran. Jahitkan setengah lingkaran ini bersama-sama di tengahnya. 4Buat bunga pita dengan bentuk permen. Buatlah lingkaran-lingkaran dengan potongan-potongan pita yang kecil. Tempelkan lingkaran-lingaran ini pada bola gabus hingga seluruh bola tertutup, dan tusukkan batang warna-warni melalui bagian bawah gabus untuk menjadi tangkainya. 5Buat bunga satin dari pita. Buatlah bunga pita satin dengan memotong kain memanjang dengan ukuran kecil dan mengerutkan satu sisi dari setiap potongan untuk membuat kelopak yang cekung. Buatlah putik dari tali dan rekatkan setiap potongannya di sekeliling putik. 6Cobalah membuat bunga pita satin tanpa jahitan. Lipat potongan-potongan pita kecil menjadi dua secara memanjang, dan potonglah ujung-ujung setiap potongan dengan potongan bersudut. Tempelkan kelopak bunga pita ini dengan pola melingkar untuk membentuk bunga. Iklan Berkreasilah dengan bunga pita Anda. Anda dapat menggunakan bunga pita untuk buket atau pun membuat bros hias dengan pita renda, misalnya. Iklan Hal yang Anda Butuhkan Pita selebar antara 2,5 hingga 5 cm Gunting Jarum jahit Benang jahit Hiasan Lem tembak panas dengan isinya Pita grosgrain dengan lebar 2 cm Gunting Lilin kecil atau pemantik Segelas air Lem tembak panas dengan isinya Hiasan tengah Pita hijau selebar 5 cm Pita merah jambu, merah, kuning, ungu atau putih selebar 5 cm Gunting Staples Jarum pentol Jarum jahit Benang hijau Tentang wikiHow ini Halaman ini telah diakses sebanyak kali. Apakah artikel ini membantu Anda? Unduh PDF Unduh PDF Apakah Anda tetap ingin menghias rumah dengan bunga sekalipun tanaman sedang tidak berbunga? Anda dapat mengeringkan bunga kesukaan Anda di rumah. Ada banyak cara mengeringkan bunga, dan bagian dari kesenangan kegiatan tersebut adalah bereksperimen untuk menemukan cara pengeringan terbaik untuk setiap jenis bunga. 1 Petiklah bunga. Sebagian besar pengeringan bunga dengan udara diangin-anginkan yang terbaik adalah ketika bunga baru mulai mekar. Bunga tersebut akan berlanjut mekar sedikit selama pengeringan, dan bunga yang terbuka penuh akan kehilangan kelopak-kelopaknya. [1] Cara pengeringan ini berhasil paling baik untuk jenis bunga berukuran kecil dan kuat, seperti bunga lavendel atau bunga larkspur/delphinium/dolphin. [2] Setelah pengeringan, kondisi layu dan kerusakan oleh hama menjadi lebih jelas. Pilihlah hanya bunga dengan kondisi terbaik, dan petiklah tambahan kalau-kalau terjadi masalah. [3] 2 Siapkan bunga dalam beberapa ikatan. Bersihkan semua daun dari setiap tangkainya. Pisahkan bunga menurut jenisnya, kemudian buatlah beberapa ikatan yang masing-masing berisi hingga 10 tangkai bunga. Sebagai pilihan, bunga berukuran besar seperti hydrangea/hortensia, mawar, dan peony harus dikeringkan secara individual. [4] [5] Bunga strawflower/helichrysum si emas abadi dan beberapa spesies lain memiliki tangkai yang lemah yang akan patah jika dikeringkan. Sebagai alternatif, potonglah tangkainya lalu susupkan kawat, yang biasa dijual di toko bunga, melewati pangkal bunga. [6] 3 Ikatlah ujung dari setiap berkas bunga dengan karet gelang. Lilitkan karet gelang yang besar mengelilingi dua atau tiga tangkai, lalu lilitkan beberapa kali mengelilingi seluruh berkas, kemudian akhiri dengan melilitkannya mengelilingi dua atau tiga tangkai yang lain. [7] Ketika kering, tangkai bunga akan menyusut, tetapi karet gelang tersebut akan tetap kuat mengikat seluruh berkas. Karet gelang tidak harus menekan terlalu kuat sehingga akan melipat tangkai; lipatan tersebut dapat menimbulkan kantong lembap dan membuatnya busuk. Jika Anda mengkhawatirkan hal tersebut, sebagai alternatif ikatlah berkas tangkai dengan benang atau tali rafia. Anda mungkin perlu mengikat ulang benang tersebut di tengah proses pengeringan. 4 Gantung ikatan bunga secara terbalik. Simpanlah di tempat yang kering, gelap dan hangat, untuk mencegah pembusukan serta meminimalkan pemudaran warna. [8] Sirkulasi udara membantu bunga menjadi kering dan mencegah tumbuhnya jamur, jadi simpanlah berkas bunga dalam area dengan sirkulasi udara silang yang bagus, dengan jarak minimal 15 cm di bawah plafon. [9] Anda dapat menggantung bunga pada pengait/cantelan, paku, atau gantungan pakaian. Salah satu cara mudah untuk melakukannya adalah membengkokkan penjepit kertas klip membentuk huruf S. Masukkan salah satu ujung di sebelah bawah karet gelang, dan ujung yang lain melewati pengait. [10] 5 Tunggulah selama 2–4 minggu. Proses selesai saat kelopak-kelopak bunga terasa kering saat disentuh. Adakalanya seikat bunga memerlukan waktu lebih lama dari empat minggu, biasanya karena kondisi ruangan tidak ideal atau kelopak bunga memiliki ketebalan yang tidak biasa. Tangkai bunga biasanya kering dalam keadaan lurus. Jika Anda ingin lekukan yang lebih alami, rendamlah tangkai bunga dalam air hangat hingga menjadi lembut. Tekuklah tangkai sebagaimana Anda inginkan, dan tahanlah tangkai pada posisi tersebut dengan suatu beban hingga bunga kembali kering. [11] 6Awetkan bunga dengan semprot rambut/hairspray opsional. Semprotan tipis aerosol dari semprot rambut atau bahan pelapis bunga floral sealer akan menstabilkan bentuk bunga. Semprotan tersebut akan membuat bunga tidak mudah patah ataupun menggugurkan kelopaknya. [12] Iklan 1 Pilih bunga yang akan dikeringkan. Pengeringan dengan microwave bereaksi paling baik untuk bunga yang memiliki banyak kelopak yang permukaannya tidak berbulu ataupun lengket. Mawar, bunga kertas zinnia, dan mitir/kenikir marigold merupakan pilihan yang bagus, namun beberapa varietas yang berkelopak tebal kemungkinan tidak akan berhasil. [13] Petiklah bunga saat masih setengah mekar dan kuat, sebelum kelopaknya mulai berguguran. [14] Untuk metode ini, potonglah tangkai bunga agak pendek, kira-kira 2,5–5 cm. 2 Ikat bunga dengan kawat opsional. Tangkai bunga akan menjadi tidak lunak lagi setelah proses pengeringan dengan microwave. Jika Anda ingin mengikat bunga untuk menatanya, tusukkan kawat berukuran 0,51–0,81 mm 20–24 gauge—ukuran kawat dari Eropa/Amerika melewati pangkal bunga, kemudian lilitkan kawat membentuk lingkaran spiral mengelilingi tangkai bunga. [15] Jika bunga tidak memiliki pangkal yang tebal, tusukkan kawat melewati bagian tengah bunga dan ke dalam tangkai. Doronglah kawat ke bawah sejauh yang dapat Anda lakukan agar tidak terlihat. 3Taburkan bahan penyerap lembap ke dalam wadah yang aman untuk penggunaan microwave. Bahan penyerap lembap desiccant adalah setiap bahan yang memiliki kemampuan menyerap lembap. Gel silika merupakan pilihan terbaik untuk jenis bunga dengan kelopak warna-warni yang lembut, tetapi sebagai alternatif Anda juga dapat menggunakan cat litter—penampung urin dan kotoran kucing—berbahan tanah liat/lempung, atau campuran boraks dan tepung jagung dengan komposisi 50/50. Masukkan bahan penyerap ke dalam wadah hingga kedalaman sekitar 2,5–5cm. [16] [17] 4 Pendamlah bunga di bawah bahan penyerap lembap. Berhati-hatilah mengatur posisi bunga agar menghadap ke arah yang tepat, dengan jarak antarbunga minimal 2cm. Taburkan lebih banyak bahan penyerap secara perlahan di atas bunga hingga menguburnya. [18] Gunakan tusuk gigi untuk menata ulang kelopak bunga apabila kelopak-kelopak tersebut cenderung melenceng dari bentuknya. Cukup mulai dari satu atau dua bunga, untuk berjaga-jaga kalau bunga tersebut akhirnya terbakar. Cara tersebut memudahkan Anda mempelajari berapa banyak bahan diperlukan untuk pengeringan setiap bunga. 5Letakkan secangkir air dalam microwave. Secangkir air dalam wadah dangkal yang diletakkan terpisah menyerap sedikit energi microwave. Cara tersebut kemungkinan besar akan mengurangi terjadinya pembakaran tak sengaja atau pengeringan berlebih. [19] 6 Nyalakan microwave. Masukkan wadah ke dalam microwave dan panaskan selama 2 menit. Sodoklah bahan penyerap lembap dengan tusuk gigi untuk mengetahui apakah bunga telah kering. Jika belum, panaskan bunga dalam selang waktu 1 menit, lakukan pemeriksaan ini bisa jadi memerlukan banyak tindakan coba-coba, karena ada banyak sekali variasi antara bunga dan microwave. Beberapa bunga tipis seperti aster daisy berhasil paling baik pada pengaturan microwave suhu rendah, sedikit di atas kondisi defros—kondisi kompresor mati menghangat pada kulkas untuk menghilangkan bunga es. [20] Jenis bunga lain yang memiliki banyak kelopak tebal memerlukan waktu paling lama 8 menit pada pengaturan suhu tinggi. 7 Dinginkan selama satu hari. Keluarkan wadah dari dalam microwave. Tutup wadah tersebut, tinggalkan wadah dengan tutup sedikit terbuka, dan diamkan selama 24 jam. [21] Bahan penyerap lembap terutama gel silika memerlukan waktu lama untuk menjadi dingin pada suhu yang aman. Sebagai alternatif, diamkan bunga dahlia, pansy dan peony selama 36 jam. [22] Semakin besar dan tebal bunga tersebut, seperti mawar atau anyelir carnation, prosesnya akan selesai dalam waktu sedikitnya 10 jam. Jauhkan bunga tersebut dari jangkauan anak-anak ataupun binatang hewan piaraan. 8 Sikatlah bahan penyerap lembap. Jika wadah sudah dingin, tekan dengan lembut untuk menyingkap bunga. Doronglah bunga dengan hati-hati, dan topanglah dari bawah. Bersihkan bunga dengan sikat pilihan, awetkan bunga dengan semprot rambut atau bahan pelapis bunga. Iklan 1Pilihlah bunga yang Anda inginkan. Pengepresan memberikan hasil terbaik jika dilakukan pada jenis bunga berbentuk datar dan berukuran kecil, seperti bunga pansy dan bunga lilac. Hindari jenis bunga bertangkai gemuk atau berkelopak sangat tebal, yang dapat berakhir dengan kerusakan. [23] 2 Letakkan bunga di atas kertas kering. Letakkan bunga di atas kertas matte—jenis kertas cetak yang kusam—yang tidak mengilap, seperti kertas koran, kertas karton, atau kertas tisu. Aturlah bunga dalam satu lapis, lalu tutuplah bagian atasnya dengan kertas kering lain. Semakin bersifat menyerap kertas yang Anda gunakan semakin bagus hasilnya. Cobalah menempatkan bunga di antara kertas koran, lalu kertas koran di antara kertas pengisap—minyak, tinta, dll.—dan terakhir kertas pengisap di antara kertas kardus/karton bergelombang. Satukan seluruh tumpukan tersebut dengan pita perekat. [24] 3 Lakukan pengepresan pada bunga. Letakkan bunga di bawah benda berukuran besar yang beratnya merata. Kamus atau ensiklopedia merupakan dua pilihan yang bagus, tetapi Anda juga dapat menggunakan kotak yang berat atau potongan balok kayu. Simpan tumpukan tersebut di tempat yang kering dan hangat. 4Tunggulah kira-kira 1–3 minggu. Setelah minggu pertama, angkatlah bunga dan ganti kertas dengan lembaran baru yang masih kering. Kemudian, letakkan kembali bunga di bawah pemberat dan lanjutkan pengepresan. 5Singkirkan pemberat. Setelah bunga berada dalam tumpukan selama beberapa minggu, singkirkan pemberat dan juga kertas, lalu ambillah bunga tersebut. Semestinya, bunga tersebut kering dan setipis kertas, dan juga transparan/tembus cahaya. Iklan 1 Siapkan bunga. Potong kawat ayam atau kawat kasa halus secukupnya untuk menyatukan semua bunga. Kemudian, dorong tangkai melewati lubang kawat, sehingga kuncup akan menyangga badan bunga sementara tangkainya menjuntai ke bawah. Jenis bunga yang paling baik untuk proses pengeringan dengan oven adalah yang memiliki banyak kelopak dan kompak. Termasuk di dalamnya adalah cornflowers tanaman bunga asli Eropa yang memiliki banyak spesies dengan bunga warna-warni dan bunga seruni/krisantemum. 2 Panaskan oven pada temperatur rendah selama beberapa jam. Dengan oven konveksi convection oven bersuhu 100ºF Catatan oven biasanya berskala Fahrenheit. Jika oven Anda berskala Celsius maka 100ºF kira-kira setara dengan 38ºC, letakkan kawat berisi bunga di atas rak oven. Tingkat panas yang rendah tersebut akan mengeringkan bunga secara perlahan; jadi tinggalkan bunga di dalam oven selama beberapa jam. [25] Waktu total pengeringan akan bervariasi tergantung jenis dan jumlah bunga yang Anda keringkan. Oven konveksi dengan sirkulasi udara yang baik akan melakukan proses terbaik. Jangan lakukan cara ini dengan oven biasa. Oven biasa mengandung terlalu banyak uap air dan biasanya memiliki temperatur minimum jauh lebih tinggi dari 38ºC. 3 Keluarkan bunga dari oven. Segera setelah bunga kering dengan sempurna, Anda dapat mengeluarkannya dari oven dan mengaturnya pada rak pengering untuk proses pendinginan. Tunggulah sampai semua bunga kembali ke suhu kamar ±20-25ºC sebelum mengangkatnya. Gunakan semprot rambut atau bahan pelapis bunga untuk membuat bunga kering menjadi lebih kuat dan tahan lama. Iklan 1Pilihlah bunga yang Anda suka. Memendam bunga dalam bahan penyerap lembap adalah cara terbaik untuk mengeringkan jenis bunga lembut seperti lili, selama bunga tersebut tidak terlalu mudah menggugurkan kelopaknya. [26] Idealnya, petiklah bunga saat kira-kira masih setengah mekar, dan keringkan secepatnya. 2 Pilihlah bahan pengering/penyerap lembap desiccant. Penyerap lembap adalah bahan pengisap istimewa, yang secara perlahan akan menyerap air dari bunga. Agar efektif, bahan penyerap lembap apa pun yang Anda pilih harus benar-benar kering. Berikut ini beberapa pilihan bahan penyerap lembap yang paling populer [27] Gel silika silica gel pilihan yang tercepat, tersedia di toko-toko kebutuhan berkebun. Walaupun lebih mahal, gel silika dapat dipakai berulang kali lihat Tips di bawah!. Boraks dan tepung jagung putih pilihan yang ringan dan murah. Campurkan dalam jumlah sama, atau sedikitnya 1 bagian boraks untuk 6 bagian tepung jagung—campuran ini semestinya tidak membuat banyak perbedaan. [28] Pasir halus bahan ini berguna untuk menyokong bentuk bunga; membiarkan udara mengeringkannya. Pasir halus merupakan bahan yang paling lambat, tetapi kadang-kadang juga yang termurah. 3Tambahkan garam beriodium opsional. Beberapa orang menyatakan bahwa garam membantu mempertahankan warna kelopak bunga, walaupun tidak semua orang setuju. [29] Cobalah dengan 3 sendok makan garam untuk setiap 0,9 liter bahan lain 15 ml per liter. 4 Pilih wadah yang sesuai. Jika Anda memiliki bahan dalam jumlah banyak, ambillah wadah yang dapat menampung seluruh tangkai dalam posisi tegak. Sebagian besar orang menghemat bahan dan memotong tangkai bunga, membiarkan bunga dapat masuk ke dalam wadah yang dangkal. Bahan yang berbeda memerlukan pengaturan yang sedikit berbeda [30] [31] Untuk gel silika, gunakan wadah kedap udara yang dapat disegel. Stoples kopi merupakan pilihan yang bagus untuk setangkai bunga. Untuk boraks dan pasir, gunakanlah wadah terbuka. Kotak kardus/karton relatif ideal, tetapi periksa lebih dahulu bagian bawahnya jika mungkin terdapat lubang. 5 Pendamlah bunga di dalam bahan penyerap lembap. Taburkan bahan penyerap yang Anda siapkan ke dalam wadah hingga kedalaman 2,5–5 cm. Letakkan bunga dalam bahan penyerap dengan posisi tegak lurus menghadap ke atas, pastikan bunga dalam posisi stabil. Ayak atau taburkan secara perlahan lebih banyak bahan penyerap lembap pada permukaan bunga, sampai bunga terpendam. Jika menggunakan pasir, Anda tidak perlu memendam bunga secara menyeluruh. Kebanyakan pasir berguna untuk menyokong bunga, sedangkan paparan udara akan membantu mengeringkan seluruh kelopaknya. Sebagai alternatif, bunga dari keluarga aster daisy paling baik dikeringkan dalam posisi terbalik. [32] Untuk beberapa jenis bunga, seperti snapdragon—bunga yang bentuknya mirip tengkorak—dan bunga larkspur/delphinium/dolphin, pengeringan paling baik jika diletakkan secara horizontal. [33] Jika tangkai-tangkai bunga masih saling terkait/berimpit, isilah wadah dengan pasir sedalam yang diperlukan untuk menahannya. 6 Tunggulah sampai kering. Simpanlah wadah di tempat yang relatif hangat dan kering. Jika Anda menggunakan wadah terbuka, simpanlah dalam ruangan dengan sirkulasi udara yang baik. Periksalah setelah beberapa hari, gunakan tusuk gigi untuk memeriksa dan menguji tingkat kekeringan bunga. Gel silika merupakan bahan untuk pengeringan bunga yang tercepat; sebagian besar jenis bunga hanya memerlukan waktu 2-4 hari untuk kering dengan sempurna, sementara bunga yang tebal memerlukan waktu hingga satu minggu. [34] Saat gel silika berubah warna menjadi merah muda pink, berarti gel tersebut telah menyerap uap air/lembap sebanyak kemampuannya. Campuran boraks dapat mengeringkan bunga dalam waktu 5–14 hari. Pengeringan dengan pasir memerlukan waktu paling lama, biasanya sekitar 14–21 hari. [35] 7 Angkat secara hati-hati. Doronglah wadah menyamping dan ketuklah bagian sisinya hingga bunga tersingkap. Angkatlah bunga kering secara hati-hati, dengan menopangnya dari bagian bawah. Bersihkan bahan yang menutupinya dengan sikat kecil. Jika bahan penyerap lembap menempel pada bunga, taburkan pasir dari jarak kira-kira 30cm di atas bunga. Cara tersebut semestinya dapat melepaskan partikel-partikel yang melekat. [36] Pengangkatan bunga yang terlalu cepat dapat membuatnya berguguran. Sebelum Anda mengambilnya, periksa lebih dahulu bagian tepinya untuk mengetahui bahwa bunga terasa tipis dan kering seperti kertas. Bahan pelapis bunga atau semprot rambut akan memperlambat kerusakan. Iklan Anda juga dapat mengeringkan kepala bunga bongkol/buah dalam mahkota bunga pada ujung tangkai berbentuk bola/bulat telur berisi ribuan biji bersifat dekoratif, seperti pada bunga opium/candu atau bunga love-in-a-mist nigella damascena, tanaman dari Eropa satu keluarga dengan jintan hitam. [37] Pasang paku di permukaan horizontal sebuah kawat ayam yang relatif kasar atau jaring-jaring bunga melintang antara dua lembar papan. Masukkan setiap kepala biji ke dalam lubang kawat ayam/jaring-jaring, dengan posisi tangkai menjuntai di udara. [38] Warna bunga yang dikeringkan akan menjadi dua kali lebih gelap. Bunga putih akan menjadi cokelat, sementara bunga berwarna merah tua atau ungu akan menjadi hitam. Bunga berwarna kuning cenderung tidak berubah. [39] Warna gel silika berubah menjadi merah muda pink segera setelah menyerap air/lembap. Untuk mengeringkan dan membuatnya dapat digunakan kembali, sebarkan butiran silika pada loyang kue datar lalu letakkan dalam oven bersuhu 121ºC selama 2-3 jam. [40] Iklan Peringatan Bunga mulai layu segera setelah dipetik. Untuk mendapatkan hasil terbaik, lakukan pengeringan dengan udara secepatnya setelah memotong bunga tersebut dari pohonnya. Iklan Artikel wikiHow Terkait Tentang wikiHow ini Halaman ini telah diakses sebanyak kali. Apakah artikel ini membantu Anda? Pertama sekali, pemilik kediaman mereka sendiri melengkapkan wilayah tersebut untuk mewujudkan syurga peribadi untuk seluruh keluarga berehat. Tetapi reka bentuknya yang lebih rumit dan semakin kaya dengan tanaman lanskap, semakin sukar untuk menjaganya. Lebih-lebih lagi, orang yang sibuk tidak mempunyai masa untuk ini. Masalahnya diselesaikan dengan meletakkan rumput, yang kurang menuntut perawatan daripada bunga dan pokok renek. Tetapi bahkan dia memerlukan perhatian tertentu, dan tidak setiap tanah dapat menumbuhkan rumput tebal yang baik. Dalam kes ini, masuk akal untuk meletakkan rumput buatan di beberapa kawasan, yang terlihat tidak lebih menyenangkan secara estetik daripada hidup dan kadang-kadang lebih indah!, Tetapi ia memerlukan usaha minimum dari pemilik ketika meletakkan dan memelihara. Betul, masih tidak pantas untuk meluru ke permukaan dan menutup seluruh bumi dengan rumput buatan, kerana reka bentuknya akan menjadi terlalu primitif. Tetapi dalam bahagian kecil, alternatif ini sangat mudah, terutama di tempat di mana rumput tidak mahu tumbuh kerana banyak kerana ciri-ciri kekuatan tinggi lapisan hijau, kawasan dengan lalu lintas tinggi ditutup dengan rumput buatan hiasan. Ini boleh menjadi kawasan permainan untuk permainan sukan, taman permainan untuk sebilangan besar kanak-kanak, tempat untuk anjing berjalan. Rumput buatan di kawasan kolam akan membuat kawasan hijau asli yang sesuai dengan lanskap laman web ini tidak lebih buruk daripada jubin atau batu yang mahalRumput hidup tidak bertolak ansur dengan pemijahan berterusan dan membentuk bintik-bintik botak. Dan rumput tiruan tidak peduli dengan beban seperti itu. Mereka dapat menghiasi kawasan parkir terbuka untuk kenderaan peribadi, menggabungkan dengan jubin jalan, kolam dan kawasan teres. Dalam penampilan, rumput buatan tidak kelihatan lebih buruk daripada yang sebenarnya, tetapi dapat menahan kontras suhu, dan kelembapan tinggi, dan pergerakan itu, di tempat-tempat berhampiran bangunan, di mana tanah di bawah naungan hampir sepanjang hari, rumput semula jadi kelihatan pucat dan tipis, kerana ia tidak mendapat cahaya yang cukup. Sekiranya anda menghiasi kawasan-kawasan ini dengan pokok renek hiasan, maka lebih baik menutup rumput buatan di bawahnya. Ia tidak perlu dipotong, dan pemakanan akar dapat dicurahkan dalam bentuk cair terus ke halaman. Pori-pori akan membiarkan larutan masuk ke dalam tanah. Selain itu, anda tidak perlu berurusan dengan pemilik, untuk tujuan lansekap, menggunakan serpihan penutup di rumah hijau, beranda, teres, di mana tidak mungkin menanam rumput hidup. Sepotong rumput buatan hiasan yang dilapisi di beranda akan berfungsi sebagai permaidani asli yang tidak memerlukan penyelenggaraan, kecuali untuk membersihkan puing-puing secara berkalaBagaimana rumput tiruan dicipta?Untuk memilih jenis rumput yang paling sesuai untuk laman web ini, anda perlu melihat parameter teknikalnya. Pengilang menghasilkan lapisan pelbagai ketumpatan, ketinggian timbunan rumput, ketebalan bilah, dll. Hanya dari luar, semua gulungan dengan rumput buatan kelihatan sama, tetapi berbeza dalam ketebalan cerucuk, panjang rumput, kepadatan dasar, adalah plastik atau polimer. Daripadanya, pada mesin-mesin penyemperit khas, batang rumput diciptakan, yang kemudian dijahit ke dasar elastik fleksibel yang ditutup dengan getah. Untuk hiasan plot, rumput hijau biasanya dipilih. Tetapi, sebagai contoh, untuk padang bola atau golf terdapat liputan warna putih, biru dan lain-lain. Terdapat juga rumput gabungan dua warna. Lebar gulungan berbeza dari 2 hingga 4 jenis lantaiSemasa memilih rumput tiruan, perhatikan reka bentuknya. Bergantung pada tujuan aplikasi, mereka menghasilkan pilihan lapisan mengisi, separa pengisian dan tidak yang tidak dipenuhiCiri utama rumput yang tidak ditutup adalah penampilannya yang hampir semula jadi. Anda perlu melihat dengan teliti untuk mengetahui asal-usul rumput buatan. Tetapi rumput seperti itu hanya bertujuan untuk hiasan. Sekiranya anda berjalan di atasnya, gentian lembut yang lembut akan mula berkerut dan kehilangan estetika. Rumput tiruan hiasan tidak direka untuk lalu lintas. Sifat estetiknya yang tinggi dicapai kerana kelembutan dan kelembutan pembinaan separuh pengisianLazimnya diperbuat daripada polietilena, lembut dan tahan lasak untuk menenangkan jatuh. Ini adalah penutup yang optimum untuk taman permainan dengan aktiviti fizikal yang tinggi. Pasir kuarza dituangkan di antara tumpukan rumput, yang memberikan kekuatan dan kestabilan rumput. Rumput buatan untuk taman permainan dipilih dari bahan elastik, kerana anak-anak suka jatuh dan berbaring di rumputPilihan pengisian semulaMereka diperbuat daripada polipropilena, sehingga bilah rumput sukar dan stabil. Digunakan di tempat awam seperti stadium di mana rumput harus menahan tekanan berterusan. Di antara bilah rumput, dasar ditutup dengan pasir kuarza dan butiran getah khas. Pengisi getah membolehkan pemain bola sepak kurang cedera semasa gelongsor jatuh, kerana melembutkan gradasi rumput tiruan untuk kegunaan luaran dan dalaman. Pilihan luar dibezakan oleh hygroscopicity pangkalan. Selama proses pembersihan, pemendakan atau penyiraman tidak menetap di rumput di genangan air, tetapi segera masuk ke dalam tanah. Rumput dalam rumah tidak membiarkan air masuk tetapi membiarkannya ke permukaan. Oleh itu, pembersihan basah jarang digunakan untuk rumput tiruan dengan tangan anda sendiri tidak sukar. Ia boleh diletakkan di atas tanah dan di dasar aspal atau konkrit. Dalam kes kedua, substrat rumput semestinya digunakan, yang mempunyai ketebalan sekitar satu sentimeter dan merupakan bahan yang kuat dan tahan lasak. Substrat yang lebih nipis tidak digalakkan kerana boleh diperah semasa penggunaan dan rumput akan kehilangan permukaan yang kerja semasa meletakkan rumput tiruan Meratakan permukaan kawasan tanah. Gulungan diletakkan di atas tanah yang rata dan padat, jadi kawasan itu mesti dibersihkan dari semua jenis serpihan dan diratakan. Dalam kes ini, perlu membuat cerun sedikit sehingga semasa mandi, air meninggalkan lapisan secepat tanah. Tanah yang diratakan mesti dipadatkan. Lebih baik menggunakan roller untuk ini, tetapi jika tidak ada di sana, gulung dengan log yang berat atau tampar dengan papan lebar. Untuk asas asfalt, tahap kerja ini tidak parit saliran. Kerpasan itu sendiri tidak mengerikan untuk salutan, tetapi tanah di bawahnya boleh reput jika anda tidak membuat saliran. Di kawasan besar di sepanjang pinggirnya, ada baiknya menggali parit ke mana air akan substrat dan rumput. Kami melapisi keseluruhan laman web dengan substrat untuk aspal, dan melancarkan gulungan rumput buatan di atasnya. Gulung dalam garis lurus. Setiap baris berikutnya bertindih dengan yang sebelumnya kira-kira 1,5 rumput. Setelah seluruh kawasan ditutup dengan rumput, anda boleh berehat selama 10-12 jam. Selama ini, lapisan akan meluruskan, selekoh yang disebabkan oleh penggulungan ke dalam gulungan akan dikeluarkan, dan bilah rumput akan memperoleh bentuk bergulung bersama. Gulungan dilancarkan khas dengan pertindihan untuk mencapai gabungan baris yang paling ketat. Untuk melakukan ini, pertindihan dipotong dengan pisau sehingga sendi saling sempadan. Tepi rumput dibentuk dengan sempadan, yang melekat padanya dengan pelekat yang sama dengan dengan pasir dan butir. Sekiranya rumput separuh terisi atau isi semula digunakan, perlu menaburkan lapisan dengan pasir kuarza secara merata dengan pecahan hingga 0,6 mm. Ukuran yang tepat akan dicadangkan di tempat penjualan rumput. Pengisian semula dilakukan hanya pada cuaca kering. Selepas itu, permukaannya disisir dengan rapi sehingga pasir masuk lebih jauh di antara bilah rumput. Kemudian getah atau butiran getah dituangkan. Cari kadar penggunaan dalam arahan untuk lapisan yang dibeli. Masih menyisir rambutnya dan mengumpulkan semua sampah dari tapak anda mula menempelkan barisan, periksa kerutan, lekukan pada lapisan, potong pinggirnya jika terdapat penyimpangan, dan kemudian mulakan pelekat. Tidak perlu menangguhkan tahap ikatan sampai kemudian, karena dalam proses perubahan suhu siang hari, bahan dapat "berjalan" dan tepinya akan tersebar. Pemasangan dilakukan sebaik sahaja selepas pemangkasan. Untuk ini, gam dua komponen dan pita penyambung selebar 25-30 cm digunakan. Jalur dilincirkan dengan gam, menerapkannya dengan spatula, tepi gulungan bersebelahan dimatikan, pita diletakkan di bawahnya dengan bahagian gam ke atas dan ditutup dengan lapisan. Agar komposisi merekatkan dasar rumput dengan baik, gulung jahitan dengan roller. Di kawasan sukan yang besar, jahitan juga dijepit. Apabila gulungan yang bertindih telah diletakkan selama lebih dari 10 jam, gulungan itu meluruskan dan menjadi lebih selesa untuk memotong tepi. Pita penghubung diletakkan di bawah pangkal rumput tiruan sehingga setiap baris lebih kurang separuh lebarnyaMerawat rumput buatan yang dibuat adalah mudah setiap enam bulan sekali, tambahkan butiran dan keluarkan serpihan secara berkala dari permukaan. Untuk lekatan rumput yang kuat ke tanah, tumpahkan rumput dengan air setiap 2 minggu dan tusuk dengan sikat khas untuk meningkatkan pengudaraan dan pengaliran sedimen.

bagaimana langkah membuat tiruan bunga tulip